Posted by: euzoia | September 25, 2010

Menyesal Ikut Prudential ( I copied this story from Kaskus)

Menyesal Ikut Prudential – Kaskus – The Largest Indonesian Community

 



Pada bulan Agustus 2007 saya ditawari PRU link account Plus oleh Bapak HAM sebagai agen dari PT Prudential Life Assurance. Awalnya saya tidak tertarik, namun pada presentasinya beliau mengatakan bahwa Program Perencanaan Financial tersebut adalah tabungan investasi untuk pendidikan dengan manfaat asuransi kesehatan dan dapat dicairkan kapan saja sesuai dengan kebutuhan.

Dengan gambaran seperti itu akhirnya saya mau mendaftarkan kedua anak saya dengan nomor polis 26879*** dan 26882***, dan mulai membayar premi sebesar 2 x Rp 300.000,- setiap bulannya. Sekitar satu tahun kemudian saya berniat mengambil sebagian dari tabungan investasi tersebut, namun jawaban yang diterima adalah berita bahwa nilai poin investasi saat itu sedang turun sehingga dana yg bisa diambil jumlahnya akan sangat kecil. Saya pun mengurungkan niat.

Pada bulan Oktober 2009 saya menerima telepon dari kantor Prudential yang menanyakan perihal keterlambatan pembayaran premi asuransi kesehatan. Saya kaget karena selama ini berpikiran bahwa program yang diikuti adalah tabungan investasi pendidikan dengan manfaat asuransi kesehatan, bukan sebaliknya. Karena merasa kecewa saya pun memutuskan untuk menutup kedua polis tersebut.

Sang agen kembali mengatakan bahwa nilai investasinya saat ini sedang turun (lagi) sehingga rugi jika dicairkan sekarang. Loh, bukannya pada presentasi awal ditunjukkan bahwa Prudential adalah salah satu perusahaan asuransi terbesar di dunia yang grafik keuntungannya selalu baik? Dua kali saya hendak menarik dana dan 2 kali pula nilai investasinya rendah?

Kemudian Pak HAM menunjukkan lembar laporan keuangan dari pusat, di situ tertera jumlah dana yang bisa dicairkan dari kedua polis saya tersebut hanya sebesar Rp 4 juta – Rp 5 juta saja (dari total Rp 14,4 juta yang sudah disetorkan). Saya pasrah, lebih baik kehilangan Rp 10 juta sekarang daripada beresiko rugi lebih banyak lagi di kemudian hari.

Aplikasi permohonan penutupan polis pun diproses, namun alangkah kagetnya saya ketika pada tanggal 3 Desember 2009 total dana yang ditransfer oleh PT Prudential ke rekening saya hanya Rp 749.191,- (tujuh ratus empatpuluh sembilan ribu rupiah) ??!!

Jawaban yang diberikan oleh Prudential melalui sang agen adalah, “Ada biaya-biaya jika polis ditutup (surrender)”. Hingga jutaan rupiah? Sungguh suatu program perencanaan keuangan yang luar biasa dari PT Prudential Life Assurance.

ATTENTION
Harap baca:
page-2 #26
page-3 #51
page-5 #85
page-10 #198

 


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: