Posted by: euzoia | August 27, 2009

AJB Apartemen

Mangga Dua Court Apartemen – Jakarta Utara (2) | Daftar Rumah Dijual Murah dan Bisa KPR Tanpa DP

Menanggapi surat Saudara Fifi Tanang, Ketua Pengurus Perhimpunan Penghuni Apartemen Mangga Dua Court (MDC), yang dimuat di rubrik Surat Pembaca majalah TRUST, edisi No. 11 Tahun V (1-7 Januari 2007), berjudul ”Kecewa atas Perlakuan Duta Pertiwi,” dengan ini kami menegaskan bahwa PT Duta Pertiwi Tbk tidak pernah melakukan penipuan terhadap konsumen dan selalu mengikuti aturan yang berlaku.

Perlu diketahui, kami menjual unit Apartemen MDC dengan sertifikat hak milik atas satuan rumah susun (HMSRS) yang merupakan pemecahan dari hak guna bangunan (HGB) yang berada di atas tanah hak pengelolaan (HPL) atas nama Pemda DKI Jakarta.

Mengenai anggapan bahwa status tanah bersama yang berupa HGB di atas HPL adalah sama dengan pemegang hak sewa, itu adalah hal yang keliru. Sebab, para pemegang sertifikat HMSRS di Apartemen MDC tetap memiliki hak atas apartemen yang telah dibeli dan hak atas tanah bersama, sesuai dengan nilai perbandingan proporsional (NPP) yang dimilikinya.

Berbeda dengan pemegang hak sewa, para pemilik apartemen MDC sebagai pemegang sertifikat HMSRS dapat mengalihkan haknya atau menjual dan/atau menyerahkan unit rumah susun sebagai agunan kepada pihak ketiga.
Selain itu, perpanjangan hak atas tanah bersama juga tidak membuat status hak atas tanah bersama berubah menjadi hak sewa, tapi statusnya tetap HGB di atas tanah HPL.

Mengenai asal usul tanah bersama, hal itu dapat dilihat pada kolom catatan di masing-masing sertifikat HMSRS, di mana tertulis warkah nomor sekian dan tahun sekian. Warkah yang dimaksud adalah sertifikat HGB tanah bersama.

Adapun keterangan tentang HGB tanah bersama berada di atas tanah HPL, tertulis dalam kolom catatan di sertifikat HGB Tanah Bersama. Pencatatan tersebut dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan sudah sesuai dengan petunjuk teknis pengisian Sertifikat HMSRS berdasarkan Peraturan Kepala BPN No. 4 Tahun 1989 tentang Bentuk dan Tata Cara Pembuatan Buku Tanah serta Penerbitan Sertifikat HMSRS.

Sementara itu, sertifikat hak atas tanah bersama yang menjadi warkah atau dokumentasi riwayat tanah dalam rangka penerbitan sertifikat HMSRS, sejak awal tidak pernah ada dan tidak dapat dialihkan atau diubah haknya oleh pihak pengembang.

Mengenai proses pembelian, sebelum akta jual beli (AJB) dibuat, kedua belah pihak—dalam hal ini PT Duta Pertiwi sebagai penjual dengan para pembelinya—telah mengadakan kesepakatan bersama. Namun, kesepakatan tersebut hanya mencakup obyek unit properti yang diperjualbelikan, harga, cara pembayaran, dan jadwal serah terimanya.
Semua kesepakatan bersama telah dituangkan secara tertulis dalam perjanjian pengikatan jual beli (PPJB). Setelah PPJB yang memuat kesepakatan bersama dibuat, disetujui, dan ditandatangani oleh para pihak, maka selanjutnya dilaksanakan penandatanganan AJB di hadapan notaris atau pejabat pembuat akta tanah (PPAT). Notaris atau PPAT tidak akan mengesahkan AJB sebelum para pihak (penjual maupun pembeli) dapat memahami, menyetujui, dan menandatangani segala kondisi jual beli yang tertuang dalam dokumen AJB tersebut.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: